Bagi pengguna device ber-chipset Mediatek tentu juga suka 'mengoprek' smartphone-nya seperti pengguna smartphone android ber-chipset lainnya seperti Qualcomm. Mulai dari home screen hingga sistem androidnya, semuanya dijelajahi sesuai dengan kesenangan hati dan keingintahuan penggunanya.
Namun, pengguna device berbasis Mediatek sangat jarang sampai 'mengoprek' kernelnya, karena memang vendor smartphone yang menggunakan chipset Mediatek agak 'pelit' untuk merilis source code kernel-nya, berbeda seperti samsung yang dengan suka-rela merilis source code-nya pada http://opensource.samsung.com.
Saya sendiri pernah mengirimkan masukan ke salah satu vendor smartphone di Indonesia tentang hal ini, namun sepertinya diabaikan dan tidak ada kejelasan bagaimana tindak-lanjut dari pesan saya tersebut.
Namun, pengguna device berbasis Mediatek sangat jarang sampai 'mengoprek' kernelnya, karena memang vendor smartphone yang menggunakan chipset Mediatek agak 'pelit' untuk merilis source code kernel-nya, berbeda seperti samsung yang dengan suka-rela merilis source code-nya pada http://opensource.samsung.com.
Saya sendiri pernah mengirimkan masukan ke salah satu vendor smartphone di Indonesia tentang hal ini, namun sepertinya diabaikan dan tidak ada kejelasan bagaimana tindak-lanjut dari pesan saya tersebut.
